Tuesday, October 28, 2014

The Heroes of Olympus: The Blood of Olympus

Di tengah pekerjaanku yang sedang padatnya ini buku terakhir dari seri yang amat aku (dan kita semua) tunggu, The Heroes of Olympus, akhirnya mencapai babak terakhir dengan terbitnya buku kelima; The Blood of Olympus. Walaupun aku memperoleh buku ini di hari pertama, kerjaan yang sedang menumpuk membuatku hanya dapat membaca sepulang kerja (baca: jam 9 malam ke atas) dan baru belakangan ini akhirnya selesai jugaaaa.

Jadi, bagaimana kesan pertamaku setelah menyelesaikan buku ini. Hmm.... tidak mengecewakan, elegan dan memuaskan, memberikan penutup yang pantas (*cough *lirik Alegiant). Akan tetapi, jika harus membandingkannya dengan the Last Olympian, kisah penutup serial Percy Jackson, aku dengan menyesal harus menyampaikan; this a different book, and in a different level with the Last Olympian (T_T). Tapi protes dapat menanti di bagian lagi, oke?

Our beloved uncle Rick benar-benar tahu bagaimana caranya memulai sebuah buku yang merupakan akhir dari seri. The Last Olympian dimulai langsung dengan Percy dijemput Beckendorf lalu meledakkan kapal pesiar Luke (good old time *weps), The Serpent's Shadow dimulai dengan Carter dan Sadie mencari Kitab Memunahkan Apophis versi Setne dan BAAAM, sedangkan The Blood of Olympus dimulai dengan Jason sebagai orang tua (ehm?), bersama Piper dan Annabeth sedang dalam penyamaran untuk menyusup ke Ithaca, istana lama Odysseus, dimana para spirit jahat sedang berkumpul besar-besaran
untuk mendukung Gaea. Mereka menyamar sebagai spirit yang dibangkitkan Gaia, terima kasih pada kemampuan mengendalikan Kabut Hazel yang semakin keren saja.

Tujuan mereka menyusup adalah untuk mendapat informasi, karena mereka bertujuh sedang dihadapkan pada pilihan sulit; kemana dan arah mana yang akan mereka ambil, jalur mana yang paling aman bagi mereka. Untungnya informasi ini dapat mereka peroleh ketika salah satu ghoul, Antinous, menganggap Jason sebagai salah satu orang mati yang dibawa Gaia kembali, yang bernama Iros. Dari celotehan para ghoul itu Jason mendapat informasi yang amat penting; 1) Porphyrion (Raja Raksasa, kalian ingat?) teryata berada di Athena dan disanalah mereka akan membangkitkan Gaia, 2) Semua jalan yang tersedia bagi mereka telah ditutup, satu-satunya yang aman adalah melewati Peloponnesse, 3) Delphi tidak lagi dibawah kuasa Apollo, artinya kekuatan ramalan telah tertutup.

Mendapatkan informasi yang mereka butuhkan, Jason hendak pergi dengan segera sebelum para ghoul menyadari siapa mereka. Akan tetapi, ia dihadap oleh tak lain dan tak bukan, hantu sesama Romawi, Michael Varus. Ingat siapa dia? Buka lagi Son of Neptune kawan, Varus adalah praetor Legiun yang memimpin misi-berubah-bencana untuk mendapatkan kembali Elang ke Greenland. Ia telah kembali untuk melayani Gaea, tetapi bukan ia yang benar-benar mengenal Jason. Sesosok hantu lain-lah yang datang untuk Jason, ibu Jason dan Thalia, Beryl Grace. Ia kembali sebagai sesosok remnant, sisa dari dirinya di masa lalu, dan meminta Jason untuk bergabung bersama dirinya dan meninggalkan pihak para dewa.

Yep, kalian tahu bagaimana ending kejadian ini. Jason tidak mungkin dapat terhasut, terutama karena ada Piper dan Annabeth. Tetapi, tetap saja, kenangan Jason tentang ibunya adalah kenangan terburuk yang ia ingat dan disinilah ia harus menghadapi mimpi buruknya. Akan tetapi, berkat Piper dan Annabeth, Jason dapat berdiri kembali dan melenyapkan remnant ibunya. Bersama mereka bertiga melawan semua ghoul dan spirit yang ada di tempat itu. Mereka berhasil menang, tetapi Varus berhasil menikam Jason dengan pedang dari emas imperial, tepat menembus perut Jason. Piper dan Annabeth
berhasil menjaga Jason dan kembali ke kapal, tetapi sebelum itu mereka berhasil mendapat saran dari Juno untuk mengambil jalan lewat Peloponnese, mencari dewi kemenangan, Nike, di Olympia, dan berusaha bertemu Apollo dan Artemis di Dellos.

Di sisi lain, perjalanan Reyna, Nico, dan pelatih Hedge tidak berjalan mulus. Dalam sebuh lompatan dengan perjalanan bayangan, mereka nyaris mendarat tepat di atas kawah Vesuvius. Dengan bantuan Reyna, Nico berhasil menyelamatkan mereka. Akan tetapi, kali ini mereka mendarat di kota dengan sejarah tragedi paling mengerikan dalam sejarah, Pompeii. Nico harus beritirahat untuk mengembalikan kekuatannya sebelum melakukan lompatan lagi, sehingga mereka terjebak di Pompeii untuk sementara. Saat itulah Reyna mendapat visi mimpi tentang apa yang terjadi di Legiun, dan bagaimana Octavian berbuat semena-mena untuk memastikan kekuasaannya. Reyna juga mendapatkan ancaman dari Gaia tentang pemburu yang telah dikirim untuk mengejar mereka. Sialnya, sebelum mereka sempat meninggalkan Pompeii, Gaia memberi mereka 'hadiah' berupa hantu romawi bertubuh tanah yang bahkan tidak dapat dikendalikan Nico.

Tidak ada yang mudah sama sekali bagi kedua perjalanan ini. Ketujuh demigod mendapat kabar tidak menyenangkan dari Nike, bahwa salah satu dari tujuh demigod akan mati, dan tidak ada yang dapat dilakukan untuk menghentikan hal itu. Perjalanan Reyna dan Nico juga tidak mudah, ketika Reyna dihantui oleh masa lalunya, dan Nico oleh masa depannya. Seiring dengan setiap lompatan bayangan, Nico semakin melebur dengan kegelapan. Hades sudah mengingatkan Nico bahwa ia sangat mungkin tidak akan dapat bertahan. Tetapi mereka harus tetap maju karena satu-satunya cara memulihkan para
dewa, menyatukan kedua perkemahan, DAN menghentikan Gaia adalah membawa kembali Athena Parthenos. Tetapi, apa yang menunggu mereka di depan ketika mereka semua sudah tahu kehilangan apa yang menanti mereka di depan???


fuiiiih, uncle Rick semakin ahli saja membuat kia penasaran dengan dua alur cerita ini. Maksudku, pada satu chapter, BAAAM kita mendapat Reyna datang berhasil tiba dengan Athena Parthenos, lalu chapter selanjutnya kita melompat ke pertarungan melawan raksasa, lalu BAAAM darah Olympus tertumpah dan Gaia berhasil bangun, lalu kita lompat kembali ke pertarungan di perkemahan. Jadi, untuk komentar tentang buku ini, mari kita mulai dari sisi baiknya menurutku.

PoV Nico dan Reyna merupakan crown jewel dari buku ini. Sudut pandang mereka sangat menarik dan memberikan kita pemahaman lebih pada dua karakter yang mencuri perhatian semua Riordaners ini. Aku yakin banyak yang tidak keberatan mereka mendapat spin-off sendiri, baik dalam wujud short novel atau cerpen! Lalu, aku juga memberikan stempel best godly father kepada Hades (setelah Poseidon, tentu). Interaksinya dengan Nico, bagaimana ia berharap Nico mendapat kebahagiaan, dan bagaimana Nico bercerita ketika Hades memiliki waktu aku-ingin-lebih-mengenal-putraku. Yep, yang dapat mengalahkan itu memang cuma kunjungan ulang tahun Poseidon untuk Percy. Jason yang malang, mustahil Zeus akan memberikan hal sejenis itu untuk dirinya (^_^).

Berhubung aku ingin menghindari terlalu banyak detail spoiler, jadi langsung saja kita masuk ke sisi kekurangan buku ini (ugh!). Aku yakin banyak yang sepakat denganku dalam hal ini. Terlalu-sedikit-Percy-Annabeth-Frank-Hazel. Oke, aku bukan salah-satu dari para pemrotes yang menangisi tidak adanya PoV Percabeth. Aku protes lebih karena ini adalah buku terakhir, dan kita nyaris tidak melihat aksi mereka. Mereka hanya sebagai latar belakang di buku ini!!!! PoV Reyna dan Nico sangat keren sekali dan kau yakin tidak ada yang protes, tetapi kenapa PoV Jason dan Piper harus ada bersamaan. Ketika kita mendapat PoV Jason, kita mendapat banyak aksi dan info tentang Piper. Sama seperti dengan PoV Annabeth & Percy, atau PoV Frank & Hazel.

Oke kalau kita tidak mendapat Percy, tetapi kenapa tidak PoV Annabeth. Semua info dari PoV lain, terutama Piper dan Leo, memberikan kita gambaran sekilas tentang betapa traumatiknya pengalaman Percy dan Annabeth di Tartarus, betapa itu mengubah mereka. Jadi, kenapaaaaaa kita tidak dapat mengalami dan merasakan perubahan itu secara langsuuungggg. Annabeth khawatir karena Percy terlihat berbeda sejak kembali dari Tartarus. jadi, Uncle Rick, kau melemparkan kabar itu kepada kami dan membiarkannya lepas begitu saya. Itu-sangat-tidak-adiiil!!!!!

Gaea???? That's all??? Oke, sejak awal aku sudah merasa kurang nyaman dengan konsep villain utama yang muncul dan mengancam secara tidak lansung. Salah satu alasan mengapa serial Percy Jackson sangatlah luar biasa adalah karena akhirnya kita dapat bertemu Kronos langsung dan merasakan bahwa semua ancaman yang ia tebarkan bukan hanya gertakan. Ia memang pantas untuk menjadi seorang villain. Gaea tidak pernah benar-benar mendapatkan kredibilitas itu. Dan jangan sampai aku mulai bicara tentang para raksasa (huh!).

Komentar lain? Hmm, tidak mungkin melewatkan sebuah kutipan informasi yang diberikan Annabeth di buku ini. Uncle Rick dan semua easter-egg yang ia lempar di semua serialnya, menunjukkan bahwa semua serialnya sebenarnya terjadi di dunia yang sama (memang sudah dikonfirmasi oleh The Son of Sobek dan The Staff of Seraphis sih). Sekarang ia melempar petunjuk ke muka kita tentang POTENSI hubungan antara serial Yunani-Romawinya dengan serial Norse yang sedang ia susun; Magnus Chase and the Gods of Asgard. Berdasarkan informasi yang ada di buku ini (dari Annabeth) dan blurb yang
sudah Uncle Rick berikan terkait serial Norse-nya, aku akan jungkir-balik kalau sampai Annabeth dan Magnus tidak punya hubungan!

Jadi, bagaimana pendapatku tentang buku ini? Hmm, sebuah buku yang sangat direkomendasikan untuk dibaca, terutama jika kalian adalah penikmat setia kisah Rick Riordan, terutama serial Yunani-Romawinya. Akan tetapi, jika kalian adalah pendatang baru, aku tidak sepenuh hati menyarankan kalian untuk membaca serial The Heroes of Olympus (termasuk buku ini tentunya) terlebih dahulu. Tetap bacalah dengan urut dari serial Percy Jackson and the Olympians. Karena jika kalian tidak melakukannya, kalian akan kehilangan SEBAGIAN BESAR kesenangan dalam membaca serial ini. Jika kalian tidak sepakat, aku tanya apakah kalian akan benar-benar peduli pada Percy dan Annabeth yang jatuh ke Tartarus jika kalian tidak membaca serial pertama? I don't think so.

Akhir kata, serial The Heroes of Olympus adalah serial yang bagus, berbeda dengan Percy Jackson and the Olympian. Serial yang unik, dan aku senang banget kita dapat mengenal banyak karakter yang keren dan luar biasa (Haze, Frank, Leo, Reyna, etc.). Uncle Rick memang sangat hebat dalam variasi cara penceritaan dalam ketiga serialnya yang berbeda (masih menungu bagaimana wujud serial Magnus Chase nanti). Akan tetapi, jika harus membandingkan antara kedua serial Yunani-Romawi kita ini, aku yakin kita semua memiliki soft spot untuk serial Percy Jackson yang masih berada di tempat pertama. Bukan hanya karena itu adalah serial pertama, tetapi aku menilai secara keseluruhan, serial pertama tercinta kita itu memang punya kedalaman kisah yang lebih baik.
(Ups, jangan marah ya. Hak prerogratif penulis. Komentar terbuka kok)

Sekilas info: hasil dari berkeliaran di stan Mizan di IIBF tahun ini adalah kabar bahwa The Blood of Olympus edisi Indonesia akan terbit pada akhir November ini. Hoooraaay dan bravo buat Mizan! Semoga benar yah!

Artikel Terkait :




10 comments:

  1. Setuju bgt mb Ratna..! Yg pling bikin dissapointed tuh ga ada Pov'a PercAbeth, The most couple i'd love.. Jd emosi bgt dh sm Uncle Rick.. Aku suka sh sm Pov'a Nico and Reyna, apalagi kl Nico mikirin Percy.. Tp Pov couple aku kemana..?!! *pout

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha ternyata bukan saya saja yang berpendapat sama yah

      Delete
  2. Boleh minta pdf nya ga? saya udh download tapi cuma chapter 1 dan sisanya harus pake survey dan gapernah berhasil

    ReplyDelete
  3. Saya sih suka aja... jason-piper manis.. saya suka..

    ReplyDelete
  4. kok ga bicarain Leo? dia kan yang mengorbankan diri.
    sebenarnya, aku cukup kecewa sama buku ini. soalnya tidak menyajikan PoV ketujuh demigod seperti The House of Hades.
    tapi kalo dipikir-pikir, kenapa ngga, PoV-nya Piper, Frank, Leo, Reyna, Nico, Percy saja? Karena kan pasti salah satu tokoh akan menceritakan pasangannya juga-_-

    ReplyDelete
  5. mm tanya,, ebook yang edisi indonesianya dah kluar??

    ReplyDelete
  6. Leo-nya masih hidup apa udah mati??

    ReplyDelete
  7. Terimakasih atas spoiler yang bermanfaat ini Ka Ratna :v

    ReplyDelete
  8. si nico itu perempuan di akhirnya???????

    ReplyDelete